Tags

,

Perintah Allah untuk mendirikan shalat dan memberikan sedekah:

Artinya: Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman: “Hendaklah mereka mendirikan shalat, menafkahkan sebahagian rezki yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi ataupun terang-terangan sebelum datang hari (kiamat) yang pada bari itu tidak ada jual beli dan persahabatan.” (Al-Qur’an: Ibrahim- 31)

Dimanakah letak kedahsyatan hamba-hamba Allah yang bersedekah?

Dikisahkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Turmudzi dan Ahmad, sebagai berikut:

Tatkala Allah SWT menciptakan bumi, maka bumi-pun bergetar. Lalu Allah-pun menciptakan gunung dengan kekuatan yang telah diberikan kepadanya, ternyata bumi-pun diam. Para malaikat terheran-heran akan penciptaan gunung tersebut.”

Kemudian mereka bertanya “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada gunung?

Allah menjawab “Ada, yaitu besi

Kita mafhum bahwa gunung batu pun bisa menjadi rata ketika dibor & diluluhlantakkan oleh buldozer atau sejenis yang terbuat dari besi.

Para malaikatpun kembali bertanya “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada besi?

Allah yang Maha Suci menjawab “Ada, yaitu api

Besi, bahkan baja bisa menjadi cair, lumer, dan mendidih setelah dibakar bara api.

Bertanya kembali para malaikat “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada api?

Allah yang Maha Agung menjawab “Ada, yaitu air

Api membara sedahsyat apapun, niscaya akan padam jika disiram oleh air.

Malaikat kembali bertanya lagi “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada air?

Allah yang Maha Tinggi dan Maha Sempurna menjawab “Ada, yaitu angin

Air di samudra luas akan serta merta terangkat, bergulung-gulung, dan menjelma menjadi gelombang raksasa yang dahsyat, tersimba dan menghempas karang atau mengombang-ambingkan kapal dan perahu yang tengah berlayar, tiada lain karena dahsyatnya kekuatan angin.

Akhirnya malaikat-pun bertanya kembali “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih dari semua itu?

Allah yang Maha Gagah dan Maha Dahsyat kehebatan-Nya menjawab “Ada, yaitu amal anak Adam yang mengeluarkan sedekah dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya tidak mengetahuinya

Artinya: orang yang paling hebat, paling kuat, dan paling dahsyat adalah orang yang bersedekah tetapi tetap mampu menguasai dirinya, sehingga sedekah yang dilakukannya bersih, tulus, dan ikhlas tanpa ada unsur pamer ataupun keinginan untuk diketahui orang lain.

Inilah gambaran yang Allah berikan kepada kita, ternyata yang mempunyai kekuatan dahsyat adalah hamba yang bersedekah, tetapi tetap dalam kondisi ikhlas. Karena naluri dasar kita sebenarnya selalu rindu akan pujian, penghormatan, penghargaan, ucapan terima kasih, dll.

Sahabat, tidaklah kita ragukan lagi, bahwa inilah sebagian dari fadhilah (keutamaan) bersedekah. Allah pasti menurunkan balasan bagi orang-orang yang bersedekah disaat-saat sangat dibutuhkan dengan jalan yang tidak pernah disangka-sangka.

Allah Azza wa Jalla adalah Zat yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang kepada semua hamba-Nya. Bahkan kepada kita yang hampir setiap desah nafas selalu membangkang terhadap perintah-Nya, serta hampir setiap gerak-gerik kita tercermin amalan yang dilarang-Nya. Toh Dia tetap saja mencurahkan rahmat-Nya yang tiada terkira.

Bukti yang dijanjikan Allah SWT dan Rasul-Nya, bahwa sekecil apapun harta yang disedekahkan dengan ikhlas, niscaya akan tampak betapa dahsyat balasan dari-Nya.

Allah SWT berfirman:

 Artinya: Katakanlah, “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya).” Dan harta benda apapun yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (Al-Qur’an: Saba’-39)

Artinya: Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Al-Qur’an: Al-Baqarah-261)

Sumber: Kitab Suci Al-Qurán dan Bulletin Jumát (Berkah News, Edisi 07 Tahun 2011).

-ooOOoo-